Breaking News
Home / pengetahuan umum / Teori Konflik Sosial Menurut Para Ahli

Teori Konflik Sosial Menurut Para Ahli

Teori Konflik Sosial Menurut para ahli disini saya akan sedikit menjelaskan teori konflik sosial menurut para ahli konflik sosial sendiri di artikan secara umum yaitu masalah / pertentangan yang ada di dalam masyarakat yaitu di mana suatu pihak ingin menyingkirkan pihak yang lain dari masalah itu para ahli mengemukakan pendapat apa yang di maksud konflik sosial, berikut teori konflik sosial menurut para ahli :

 

1. Teori Konflik Menurut Cliffort Gertz

Teori konflik yang di kemukakan oleh Gertz ialah tentang primordialisme berasal dari bahasa latin yaitu primus yang artinya pertama dan ordiri yang artinya ikatan . Dalam kamus Sosiologi , primordialisme adalah pemikiran yang mengutamakan atau menempatkan kepentingan suatu kelompok / komonitas masyarakat pada tempat yang pertama atau perasaan kesukuan seseorang secara lebih.

Ciri-Ciri :

– Mengutamakan kelompok ,suku dan budayanya

– Fanatisme

– Egoisme

– Cenderung mencari amannya sendri (kelompok)

 

2. Teori Konflik Menurut Karl Marx

Karl Marx memiliki pandangan tentang konflik sosial sebagai pertentangan kelas . Masyarakat yang berada dalam konflik dikuasai oleh kelompok dominan. Dalam teori Karl Mark dikutip dari Ranjabar (2013/221) terdapat beberapa fakta yang mencakup :

a. adanya struktur kelas dalam masyarakat

b. adanya kepentingan ekonomoi yang saling bertentangan di antara orang orang yang berada dalam kelas yang berbeda

c. adanya pengaruh yang besar dilihat dari kelas ekonomi terhadap gaya hidup sesorang

d. adanya berbagai pengaruh dari konflik kelas dalam menimbulkan perubahan struktur sosial

 

3. Teori Konflik Menurut James Scott

Scott mengemukakan teori konflik sosial berdasarkan patron-klien, Menurut scott di kutip dari Haryanto (2011:171) menyebutkan ada 3 faktor penyebab munculnya konflik berdasarkan patron-klien, yaitu :

a. adanya ketimpangan ekonomi yang kuat dalam penguasaan kekayaan yang di anggap salah oleh masyarakat

b. Tidak adanya jaminan fisik , ketidak setaraan status, bersifat personal, dan kedudukan yang kuat

c. ketidak berdayanya kesatuan keluarga sebagai tempat untuk mengembangkan diri

 

4. Teori Konflik Menurut George Simmel

Menuru Simmel di kutip dari Ranjabar (2005:228) menguraikan proposi tentang intesitas konflik, yaitu :

a. semakin besarnya tingkat keterlibatan emosi dalam konflik maka konflik tersebut akan menjadi keras

b. semakin konflik dapat di pahami sebagai sesuatu yang akan berakhir , maka semakin berkurang

 

 

About rizal

Nama ane Rizal Maulana kalo di rumah di panggil Iyang nama tenar rizal buncis. lahir 23-03-1998 Ig : rizal_buncis Fb : Maulana Jr Line : rizalbuncis Masih belajar ngeblog jadi jika ada kesalahan dalam penulisan harap dimaklumi dan dimaafkan ^_^

Check Also

Cara agar nasi tidak lengket di Rice Cooker

Apa Kabar temen temen ,,, masih pada sehatkan semua ,kabar gembira ne untuk anak kos …

2 comments

  1. Terima kasih/Dank u/Mercy/Gracier/Kamsahamnida🙇

  2. Arinayuningtyas

    Trimkasih infonya mas, sngt mmbntu 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *